Konflik eskalasi antara AS-Israel vs Iran menjadi pemicu utama gejolak ekonomi domestik minggu ini:

  • Harga minyak dunia tembus US$100 per barel (bahkan mendekati US$120 di beberapa futures), naik tajam karena gangguan pasokan di Selat Hormuz.
  • Nilai tukar rupiah sempat jebol ke Rp17.000 per USD (data Senin 9 Maret 2026: kurs jual sekitar Rp17.003–Rp17.019, kurs tengah ~Rp16.900–Rp16.950). Ini tekanan terberat sejak awal tahun, akibat impor minyak mahal dan capital outflow.
  • IHSG anjlok parah (hingga ~5% di awal perdagangan Senin), dipicu net sell asing dan kekhawatiran resesi global.
  • Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemerintah sedang memantau dampak lonjakan minyak terhadap stabilitas fiskal. Belum ada tanda ekonomi menuju resesi, tapi subsidi BBM berisiko jebol ratusan triliun jika harga minyak bertahan tinggi.
  • Fitch Ratings memangkas outlook kredit Indonesia menjadi negatif (rating tetap BBB), menyusul Moody’s, karena ketidakpastian global.

Proyeksi dan Ketahanan

  • Pertumbuhan ekonomi Indonesia 2026 masih diproyeksikan 4,9%–5,7% oleh BI (awal tahun), tapi risiko peleset target APBN (5,4%) meningkat akibat inflasi impor dan daya beli turun.
  • Stok pangan dinyatakan aman oleh Mentan Amran Sulaiman: cukup hingga 324 hari ke depan, meski ada ancaman geopolitik dan kekeringan.
  • Sektor penopang kuartal I-2026: konsumsi rumah tangga, investasi, dan ekspor non-migas (meski tertekan global).

Harga Komoditas Terkini (10 Maret 2026)

  • Emas Antam: ~Rp3.059.000 per gram (stabil tinggi karena safe haven di tengah konflik).
  • Emas dunia: mendekati US$5.150–US$5.155 per ounce.

Secara Global

Ekonomi dunia diprediksi melambat (~3,2%–3,3% oleh BI & IMF), dengan risiko resesi jika konflik Timur Tengah meluas. Harga pupuk & bahan bakar naik memukul petani global menjelang musim tanam.

Jika kamu ingin fokus pada topik tertentu (misalnya: saham hari ini, harga BBM, dampak ke UMKM, atau proyeksi inflasi), beri tahu lebih detail ya! Saya bisa update lebih spesifik. Tetap pantau sumber resmi seperti BI, Bursa Efek Indonesia, atau media kredibel untuk info real-time.

By admin